Administrasi Server
Aslamualaikum wr wb
Pada kali ini Saya ingin share sedikit cara Konfigurasi Replication Database pada database MariaDB pada centos 7. Pada kali ini ane hanya akan menshare cara menginstall, dan sedikit menggunakannya saja. Kali ini Lab 9.xx akan ada 9 lab dan 3 aplikasi yang akan saya gunakan. Pastikan saja anda tidak bosan membacanya.
Replication ini berguna untuk melakukan sinkronisasi database pada 2 server atau lebih. Jadi apabila server yang bertindak sebagai master membuat database, maka server yang lain akan otomatis mesinkronisasikan. inilah yg disebut dengan replika.
1) Edit file konfigurasi mariadb, yaitu rh-mysql57-mysql-server.cnf yang terletak di directory /etc/opt/rh/rh-mysql57/my.cnf.d/
Cari baris [mysqld] kemudian tambahkan syntax seperti yang pada gambar dibawah ini
2) Restart service mysql agar konfigurasi yang baru tersimpan dan berjalan.
3) Masuk ke shell MySQL.
- Lalu matikan mode slave pada master
- Kemudian buat user replication beserta passwordnya
- Jalankan perintah flush privileges;. Flush Privileges adalah sinonim untuk reload. Perintah reload menyuruh server untuk membaca ulang tabel hak akses.
- Lalu keluar dari shell.
*Konfigurasi Slave
1) Edit file konfigurasi mariadb, yaitu mysql-server.cnf yang terletak di /etc/opt/rh/rh-mysql57/my.cnf.d/
Cari baris [mysqld] kemudian tambahkan syntax seperti yang sudah saya tandai pada gambar dibawah ini
2) Restart service mysql agar konfigurasi tadi tersimpan dan berjalan.
*Konfigurasi Master
1) masuk ke shell mysql .
Lalu lakukan flush terhadap semua tables yang terbuka. Tabel baru hanya diperbolehkan dibuka dengan read lock sampai perintah unlock tables; dijalankan.
Kemudian lihat informasi status tentang binary log files pada master, yang dimana informasi ini akan digunakan dan dicocokan pada server slave nanti
2) Lakukan perintah mysqldump, Mysqldump ini adalah bagian dari paket database relasional mysql yang memungkinkan Anda untuk "dump" database, atau kumpulan database, untuk backup atau transfer ke server SQL lain.
4) Kita cek dulu filenya .
5) Lalu lakukan scp atau penigriman file dari master ke slave di directory /tmp/.
*Konfigurasi Slave
1) Masukan file mysql_dump.sql yang telah tercopy tadi kedalam sql server slave. Hal ini dilakukan agar file dump pada slave sama dengan yang ada pada master, jadi nanti bisa tersinkronisasi.
2) Masuk ke shell mysql. Kemudian lakukan join pada server slave ke server master
2) Lalu kita cek file tersebut di Slave.

Lab 9.9 Replication Database with MySQL
Aslamualaikum wr wb
Pada kali ini Saya ingin share sedikit cara Konfigurasi Replication Database pada database MariaDB pada centos 7. Pada kali ini ane hanya akan menshare cara menginstall, dan sedikit menggunakannya saja. Kali ini Lab 9.xx akan ada 9 lab dan 3 aplikasi yang akan saya gunakan. Pastikan saja anda tidak bosan membacanya.
Replication ini berguna untuk melakukan sinkronisasi database pada 2 server atau lebih. Jadi apabila server yang bertindak sebagai master membuat database, maka server yang lain akan otomatis mesinkronisasikan. inilah yg disebut dengan replika.
Pada Lab kali ini kita memerlukan 2 server yang akan menjadi master dan slave. Pastikan anda sudah mengkonfigurasi server sama seperti pada lab yang sebelumnya.
*Konfigurasi Master
Cari baris [mysqld] kemudian tambahkan syntax seperti yang pada gambar dibawah ini
![]() |
log-bin=mysql-bin merupakan binary logging sql, yaitu mysql.bin
server-id=1 merupakan penamaan saja untuk si server, ini tidak bisa menggunakan kata-kata atau kalimat, hanya berlaku untuk angka. Pada contoh ini saya mengaturnya menjadi angka 1
2) Restart service mysql agar konfigurasi yang baru tersimpan dan berjalan.
3) Masuk ke shell MySQL.
- Lalu matikan mode slave pada master
- Kemudian buat user replication beserta passwordnya
- Jalankan perintah flush privileges;. Flush Privileges adalah sinonim untuk reload. Perintah reload menyuruh server untuk membaca ulang tabel hak akses.
- Lalu keluar dari shell.
*Konfigurasi Slave
1) Edit file konfigurasi mariadb, yaitu mysql-server.cnf yang terletak di /etc/opt/rh/rh-mysql57/my.cnf.d/
Cari baris [mysqld] kemudian tambahkan syntax seperti yang sudah saya tandai pada gambar dibawah ini
log-bin=mysql-bin merupakan binary logging mysql, yaitu mysql.bin
server-id=71 merupakan penamaan saja untuk si server, ini tidak bisa menggunakan kata-kata atau kalimat, hanya berlaku untuk angka. Pada contoh ini saya mengaturnya menjadi angka 2. Dan ingat ini harus dibedain id nya, jangan sama kaya server master
read_only=1, karena diatur menjadi 1, ini berarti tidak ada pembaruan yang diizinkan kecuali dari pengguna dengan hak superuser atau server slave yang diperbarui dari master. Variabel read_only berguna bagi server slave untuk memastikan tidak ada pembaruan yang sengaja dilakukan di luar apa yang dilakukan pada master.
report-host=node1.ghifar.net merupakan host dari server slave itu sendiri, bisa kalian atur menjadi nama domain, hostname, atau ip address server slave kalian
2) Restart service mysql agar konfigurasi tadi tersimpan dan berjalan.
*Konfigurasi Master
1) masuk ke shell mysql .
Lalu lakukan flush terhadap semua tables yang terbuka. Tabel baru hanya diperbolehkan dibuka dengan read lock sampai perintah unlock tables; dijalankan.
Kemudian lihat informasi status tentang binary log files pada master, yang dimana informasi ini akan digunakan dan dicocokan pada server slave nanti
2) Lakukan perintah mysqldump, Mysqldump ini adalah bagian dari paket database relasional mysql yang memungkinkan Anda untuk "dump" database, atau kumpulan database, untuk backup atau transfer ke server SQL lain.
--all-databases digunakan untuk Dump semua tabel di semua database
--lock-all-tables digunakan untuk Mengunci semua tabel di semua database
--events digunakan untuk Dump events terhadap database yang di dump
mysql_dump.sql adalah file yang terbuat dari proses mysqldump.
3) Masuk ke shell mysql. Kemudian jalankan perintah unlock tables;. Penggunaan unlock tables ini yaitu untuk melepas global (semua) read lock yang diperoleh pada perintah flush tables with read lock;
4) Kita cek dulu filenya .
5) Lalu lakukan scp atau penigriman file dari master ke slave di directory /tmp/.
*Konfigurasi Slave
1) Masukan file mysql_dump.sql yang telah tercopy tadi kedalam sql server slave. Hal ini dilakukan agar file dump pada slave sama dengan yang ada pada master, jadi nanti bisa tersinkronisasi.
2) Masuk ke shell mysql. Kemudian lakukan join pada server slave ke server master
change master to merupakan opsi untuk mangatur parameter yang digunakan oleh server slave untuk terhubung dan berkomunikasi dengan server master selama replikasi.
master_host merupakan alamat host dari server master
master_user merupakan user replica pada server master
master_password merupakan password dari user tersebut
master_log_file dan master_log_pos merupakan status binary log files beserta lokasinya pada server master. Ini harus sama dengan status master yang ada pada server master.3) Jika sudah, sekaranng jalankan mode slavenya. Sekarang lihat status slave untuk pengecekan apakah antara server master ataupun slave berhasil tersinkronisasi atau tidak.
*Verifikasi
1) Untuk pengujian, coba buat database pada server master, terserah kalian nama databasenya apa.

2) Lalu kita cek file tersebut di Slave.















0 komentar: