Management Service Mikrotik

05.29 G.M.A 0 Comments







Assalamu’alaikum wr.wb

Pada kali ini ane ingin share lagi tentang tugas rancang bangun mikrotik ane. Materinya adalah mengubah port yang digunakan pada saat meremote routeros. Hal ini juga bisa untuk mencegah hacking tapi bila ingin lebih efektif lebih baik menggunakan port er range agar lebih sulit di tebak. Dengan mengubah port default untuk meremote mikrotik. Baik itu lewat telnet, winbox, ssh, webfig, dsb.
Cara ini dapat sedikit mencegah router dari serangan hacker, karena dia tidak tahu port mana yang digunakan untuk meremote winbox. Tapi dengan adanya tools nmap, dapat dicari tahu port mana yang digunakan. Tentunya dengan cara ini saja tidak dapat memproteksi router dari serangan hacker, masih ada juga yang lainnya.

1) Remote winbox anda, kemudian klik IP -> Services nanti akan keluar seperti ini yang menampilkan service yang berjalan beserta port yang digunakan.



 
2) Ubah port service yang akan digunakan dengan sesua keinginan anda. Disini saya akan mengubah port winbox menjadi 113 dan telnet menjadi port 11







3)Lalu kita lihat hasilnya pada service list.






4) Kemudian coba remote dengan winbox secara normal, lalu lihat reaksinya.



5) Terlihat pada gambar diatas tidak dapat diremote winboxnya itu karna port defaultnya telah diubah, tetapi dengan menambahkan titik dua (:) diikuti dengan portnya, misal 172.16.11.13:113 itu bisa. titik 2 dan diikuti angka dibelakangnya itu mendeskripsikan port yang akan digunakan. Misalnya seperti dibawah ini











6) Kemudian kita akan mencoba meremote telnet dengan port yang telah diatur. Caranya adalah dengan menambahkan spasi dan angka port dibelakang IP. Misalnya disini saya menggunakan linux dan portnya telah diganti menjadi 11. Yaitu dengan cara ini telnet iprouter portyangdigunakan  misalnya: telnet 172.16.11.113 11




Kalau kita tidak mendefinisikan portnya, maka koneksi akan ditolak seperti dibawah ini




You Might Also Like

0 komentar: