Kelas XI,

DHCP Server menggunakan Windows Server 2012 R2

03.24 G.M.A 0 Comments









Assalammualaikum wr wb pada post kali saya akan menjelaskan sedikit tentang Membangun DHCP Server Windows Server R2 . Postingan kali ini merupakan tugas dari guru saya untuk mata pelajaran Sistem Operasi Jaringan . Selain postingan ini ada juga postingan yang berhubungan dengan Win Server 2012 yaitu tentang 15 Configurasi yang terdapat pada command SCONFIG . Silahkan membaca dan menikmati hasil dari rasa takut di kejar deadline .

Pendahuluan

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang bertugas memberikan dan meminjamkan IP address terhadap host yang berada dalam satu jaringan secara dynamis atau otomatis. 


Requirement

+ Windows Server 2012 R2 
+ Client


Konfigurasi




Pertama, kita install terlebih dahulu  Role DHCP Server pada Windows Server kita. Caranya buka terlebih dahulu Server Manager yang ada pada Taskbar kita, lalu pilih Server Roles dan centang DHCP Server.

Lalu klik Add Feature, untuk menambahkan fitur yang dibutuhkan untuk menjalankan DHCP Server.


Gambar dibawah adalah sedkit informasi atau hal yang anda perlu ketahui tantang DHCP Server .
Confirmation installation selections berisi review tentang Role dan Fitur yang akan kita install. Untuk menginstall klik Install.

Tunggu hingga installasi selesai.

Setelah itu klik bendera notification yang ada pada Server Manager. Lalu klik Complete DHCP configuration .

Selanjunya sebuah window akan muncul. Window ini digunakan untuk menyelesaikan Post-install pada DHCP Server kita. Klik Next.


Authorization Configuration yang berisikan option untuk memilih cara untuk mengenali DHCP Server kita di dalam ADDS. Kali ini saya memilih menggunakan user credential, atau dengan kata lain DHCP kita berdasarkan arahan dari user kita.  


Option terakhir adalah Summary atau kesimpulan.

Setelah itu mari kita coba DHCP Server dengan membukanya di menu Tools yang terdapat pada Server manager

Pertam kita lakukan Binding pada DHCP menggunakan Interface kita.


Lakukan penambahan Scope baru, dengan cara right klik pada IPv4 karena yang kita gunakan adalah IPv4 .


Setelah itu pasti muncul wizard untuk menambahkan Scope baru. Lalu klik Next.


Option pertama adalah Scope Name yang berisikan Nama dan Deskripsi dari Scope kita. Lalu klik Next.


Selanjutnya ada IP Address Range yang digunakan untuk mengatur Range Start and End IP Address atau dengan kata lain jarak dari IP DHCP yang akan kita buat. Lalu klik Next


Lalu ada Add Exclusions and Delay yang berfungsi untuk membuat beberapa IP Address dari range kita tidak bisa didapatkan dengan DHCP tapi lewat Static. Lalu klik Next.


Lalu  ada juga Lease Duration yang berfungsi untuk mengatur berapa lama durasi dari IP DHCP kita, karena setelah durasinya habis atau kadaluarsa DHCP Server kita akan mengupdate IP baru.  Lalu klik Next.


Selanjunya option di bawah ini menanyaka apakah kita mau melakukan Konfigurasi untuk apa saja yang akan di DHCP kan selain IP, seperti Default GatewayDNS Server, dan WINS Server Lalu klik Next.


Karena tadi kita memilih untuk melakukan konfigurasi lanjutan maka akan muncul option tambahan seperti yang ada pada gambar yang merupakan Default Gateway Option yang akan kita isikan dengan IP Router yang akan menjadi Gateway bagi Client kita. Lalu klik Next.


Lalu ada DNS Server yang akan kita isikan dengan IP dari DNS Server kita dalam kasus saya, saya menggunakan IP dari Windows Server saya. Lalu klik Next.


Lalu ada  WINS Server isikan saja kalau anda mau atau butuh. Lalu klik Next.


Lalu yang terakhir adalah option Activate Scope yang menanyakan kita apakah kita mau menjalankan Scope sekarang juga, saya memilih yes.  Lalu klik Next.



Finish. Kita telah selesai membuat Scope. Lalu klik Finish.


Kita dapat melihat hasilnya pada tampilan DHCP Server kita.


Bisa kita lihat ada Range IP DHCP dan Range IP Exclude.



Pengetesan


Lakukan pengetesan di Client dengan mengubah dari Static menjadi automaticly . Sebetulnya kita juga bisa mendapatkan DNS Server secara DHCP juga bila kita sudah mengaturnya tadi. Lalu klik OK

Kita cek. OK kita dapta IP nya.
Kita cek pada DHCP Server.


Lalu kita coba pada client Linux.
OK kita dapat IP nya.
Lalu cek lagi pada DHCP Server.




Sekian Terima Kasih.

You Might Also Like

0 komentar: