Kelas XI,

Join Domain dengan Os Berbasis Linux

19.28 G.M.A 0 Comments


Assalammualaikum wr wb pada post kali saya akan menunjukan Cara Join Domain dengan menggunakan Linux Mint 17.3 . Postingan kali ini merupakan tugas dari guru saya untuk mata pelajaran Sistem Operasi Jaringan . Selain postingan ini ada juga postingan yang berhubungan dengan Domain yaitu tentang Cara Join Domain dengan menggunakan Windows 10  . Silahkan membaca dan menikmati hasil dari rasa takut di kejar deadline .



Pendahuluan


Domain Adalah nama di unik Yang diberikan untuk review mengidentifikasi nama di Server Komputer seperti web server atau email server di Jaringan Komputer ataupun internetNama domain dibentuk oleh aturan dan prosedur dari Domain Name System ( DNS ) . nama apapun yang terdaftar di DNS adalah nama domain .

Konfigurasi

Sebelum melakukan join domain ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu membuat DNS Server dan ADDS , cara membuat hal itu telah saya jelaskan pada postingan sebelumnya yaitu Configurasi Active Directory dengan Windows Server R2 2012 .




  • Lakukan Setting IP Address pada client dengan DNS Server mengarah ke Server kita / menggunakan IP Address dari Server kita .
  • Lalu kita membutuhkan software untuk Join Domain yaitu Pbis-Open (Power Broker Identity Identity Services), pada beberapa tahun sebelum saat ini kita biasanya menggunakan Likewise-open dan Likewise-open-GUI . Anda bisa mendapatkan software tersebut di sini .


  • Lalu kita buka hasil download tadi di terminal . Lalu kita extract menggunakan perintah chmod a+x . "maaf gambar chmod dibawah typo maaf."


  • Sekarang kita install software tadi.



  • Sekarang kita lakukan Join Domain dengan perintah seperti dibawah . Penggunaan --disable ssh untuk melakukan Join Domain tanpa melakukan Remote berbasis SSH karena Server Windows Server 2012 kita belum terinstall SSH . Beginilah susunan perintah untuk melakukan Join Domain
Sudo domainjoin-cli (options) join (argument) Domain Acount/User@Domain  "



Saat melakukan Join Domain kita akan diminta Password dari user Administrator Server kita untuk meberikan izin bergabung dalam Domian yang telah kita buat . Jika sudah selemat anda telah berhasil Join Domain , untuk mengetes cek Verifikasi dibawah .


Verifikasi


-- Pengecekan Domain  



-- Test ping Domain









0 komentar:

Kelas XI,

Join Domain dengan Windows 10

17.33 G.M.A 0 Comments



Assalammualaikum wr wb pada post kali saya akan menunjukan Cara Join Domain dengan menggunakan Windows 10 . Postingan kali ini merupakan tugas dari guru saya untuk mata pelajaran Sistem Operasi Jaringan . Selain postingan ini ada juga postingan yang berhubungan dengan Domain yaitu tentang Cara Join Domain dengan menggunakan Linux  . Silahkan membaca dan menikmati hasil dari rasa takut di kejar deadline .


Pendahuluan

Domain Adalah nama di unik Yang diberikan untuk review mengidentifikasi nama di Server Komputer seperti web server atau email server di Jaringan Komputer ataupun internetNama domain dibentuk oleh aturan dan prosedur dari Domain Name System ( DNS ) . nama apapun yang terdaftar di DNS adalah nama domain .


Konfigurasi


Sebelum melakukan join domain ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu membuat DNS Server dan ADDS , cara membuat hal itu telah saya jelaskan pada postingan sebelumnya yaitu Configurasi Active Directory dengan Windows Server R2 2012 .


  • Pertama buat dulu host untuk client dengan DNS Server yang telah kita buat .






  • Lalu kita melakukan konfigurasi IP Address pada PC Client dan pastikan IP yang digunakan sama dengan yang di daftarkan di Server .



  • Lalu kita buka System di Control Panel dengan cara klik kanan di Komputer lalu pilih Properties untuk melakukan penggantian Nama Komputer dan untuk melakukan Join Domain .






  • Hal yang pertama diganti adalah Nama Komputer sesuaikan dengan host yang telah di buat .  Lalu       klik Ok .











  • Setelah itu PC kita akan meminta dilakukannya restart untuk menyimpan penggantian Nama Komputer yang telah kita lakukan .

    • Restart PC .












  • Setelah itu kita kembali ke pengaturan Computer Name / Domain Changes , untuk melakukan Join Domain. Isi blok domain dengan Domain yang telah kita buat di Server . Lalu klik Ok .





    • Setelah itu pasti akan muncul Window untuk memasukan akun yang mempunya permission / izin untuk melakukan Join Domain dengan kata lain menggunakan akun Administrator dari Server kita . Lalu klik Ok .


    Add caption
    • Dengan munculnya dialog box seperti pada gambar berarti anda telah berhasil bergabung dengan Domain yang telah anda buat . 

    • Tentu saja seperti saat mengganti Nama Komputer PC kita akan meminta adanya restart untuk menyimpan perubahan yang telah kita lakukan .


    • Lalu kita bisa mengeceknya Nama Komputer dan Domain yang telah kita daftarkan dengan membuka Syestem di Control Panel .






    • Lakukan pengetesan Ping menggunakan IP Address dan Domain .




    Jika pengepingan gagal mungkin anda salah memaskukan IP Address atau belum mengallow Ping to Server di Windows Server kita . Cara mengaktifkannya dengan perintah SCONFIG lalu pilih option 4 , lalu pilih No. 3 dan pilih yes .















    0 komentar:

    Kelas XI,

    Configurasi Active Directory dengan Windows Server R2 2012

    01.08 G.M.A 0 Comments


    Assalammualaikum wr wb pada post kali saya akan menjelaskan sedikit tentang Membuat Domain dengan menggunakan Windows Server R2 2012 . Postingan kali ini merupakan tugas dari guru saya untuk mata pelajaran Sistem Operasi Jaringan . Selain postingan ini ada juga postingan yang berhubungan dengan Win Server 2012 yaitu tentang 15 Configurasi yang terdapat pada command SCONFIG . Silahkan membaca dan menikmati hasil dari rasa takut di kejar deadline .

    Pendahuluan

    Windows Server 2012 R2 (sebelumnya Windows Server Blue) adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft yang dirilis pada tanggal 18 Oktober 2013, bersamaan dengan Windows 8.1. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yaitu Windows Server 2012 . Ada 4 edisi Windows Server yaitu Foundation, Essential, Standard, dan Datacenter sama seperti versi sebelumnya, Tapi pada Versi R2 ini hanya ada 2 edisi yaitu Standard dan Datacenter Fiturnya identik untuk variasi yang hanya berdasarkan lisensi ( terutama perizinan Instansi virtual) . Ada banyak perbedaan yang terdapat dari versi sebelumnya contohnya  Mengurangi ruang penyimpanan untuk file VHD dengan isi sangat mirip dengan menyimpan isi yang sama hanya sekali , UEFI -based virtual machines dan masih banyak lagi .


    Definisi

    Active Directory adalah layanan Trademark Directory dari Microsoft yang merupakan bagian integral dari arsitektur Windows 2000 . Seperti layanan direktori lainnya ( contoh : Novell Directory Services (NDS) ) Active Directory merupakan sistem terpusat dan standard yang mengotomatiskan Network Management  dari data pengguna , security dan disteributed resource , serta memungkinkan interoperation dengan direktori lain .

    Active Directory Domain Services adalah Server role di Active Directory yang memungkinkan admin untuk mengelola dan menyimpan informasi tentang SUmber / Resource dari sebuah Network atau di kenal sebagai Aplication Data dalam database yang terdistribusi . ADDS juga dapat membantu mengelola elemen pada Network ( komputer dan end device lain ) dan menyusun ulang merka ke dalam sebuah Custom Hirarki .  

    DNS adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang hostname ataupun domain name dalam bentuk database yang tersebar di dalam Network / Jaringan ( Contoh = Internet) . mungkin lebih simpelnya DNS ( Domain Name Server ) adalah sebuah sistem yang menterjemahkan alamat domain menjadi IP address .

    Configurasi


    Pada postingan ini akan dibagi menjadi beberapa proses yaitu Proses Instalasi ADDS (Active Directory Domain Service) dan DNS (Domain Name Server) dan Proses konfigurasi ADDS dan DNS . 


    Proses Instalasi ADDS dan DNS


    • Pertama buka Server Manager yang berada di taskbar .

    • Lalu pilih Add roles and features untuk menambahkan Server roles dan fitur lainnya.


    • Untuk Before your begin berisi pendahuluan tentang Add roles and features . Untuk option ini cukup kita centang Skip this page by default agar kita tidak perlu melihat page ini lagi ketika kita ingin menambah roles dan fitur . Lalu Klik Next .




    • Lalu pada page ini kita memilih instalalltion type , pada postingan ini saya memilih Role based or feature based installation karena saya hanya mengkonfigurasi server tunggal . Setelah memilih klik Next .



    • Lalu pada page ini kita memilih Server mana yang akan konfigurasi . Setelah itu klik Next .



    • Ini merupakan page untuk memilih Server roles pada page ini yang kita butuhkan adalah mencentang ADDS dan DNS Server . 




    • Setelah kita mencentang apa yang kita ADDS dan DNS maka akan muncul window seperti gambar di bawah lalu kita cukup mengklik Add Features untuk menyejujui pemasangan roles tadi .




    • Setelah selesai memlih roles / add features maka klik Next .


    • Lalu page pemilihan Features  bila ada yang mau di add cukup di centang seperti saat pemilihan roles . Setelah itu klik Next .



    • Lalu setelah itu ada page penjelasan tentang ADDS .  Setelah itu klik Next .




    • Lalu juga ada page tentang penjelasan dari DNS . Setelah itu klik Next .





    • Lalu confirmation page yang berisi tentang list roles / features yang akan kita add atau install . Setelah itu klik Install untuk mulai installasi . 




    • Setelah Installasi selasi klik Close .


    • Lalu kita butuh untuk merestart untuk mengsave konfigurasi atau penambahan roles dan features yang telah kita lakukan .







    Proses Konfigurasi ADDS dan DNS





    • Setelah selesai restart , log in lalu buka server manager lalu klik notification dan pilih Promote this server to a domain controller untuk membuka konfigurasi terhadap ADDS Configuration Wizard .


    • Untuk page ini pilih Add new forest karena kita belum mempunyai forest lalu buat Root domain name yang kita inginkan . Lalu klik Next .




    • Domain Controller Options  pada option ini kita dapat memilih Fores dan Domain functional level dan memberi password untuk Directory Services Restore Mode . Lalu klik Next .



    • Pada DNS Option  ini yang harus kita lakukan cuma mengklik show more untuk mengetahui problem disini . Lalu klik Next .



    • pada option ini tunggu sejenak hingga NetBIOS keluar lalu isikan Domain name yang kita inginkan . Lalu klik Next 




    • Lalu Paths option berisi pilihan untuk mengatur tempat untuk Database dll , pada post kali ini saya biarkan default . Lalu klik Next .


    • Setelah itu ada Review option  seperti sebelumnya page ini hanya berisi review terhadap apa yang telah kita setting .  Lalu klik Next .



    • Setelah itu ada Prerequisites Check di sini kita cukup klik  install saja . Setelah selesai server kita akan sign out secara otomatis untuk menyimpan konfigurasi yang telah di lakukan .



    • Serelah login kembali buk Server manager lalu klik Tools dan pilih DNS untuk membuka DNS Manager



    • Setelah window DNS Manager terbuka maka cari Domain yang telah kita buat.




    • Lalu klik kanan lalu pilih New Host untuk membuat host yang akan melakukan join domain terhadap DNS yang telah kita buat . 

    • Isi option New host dengan nama dan IP address yang sesuai dengan client yang akan join. Setelah itu klik Add Host .





    Untuk tutorial Join domain menggunakan Windows ataupun Linux berada di postingan lain .














    0 komentar: