Kelas XI,

Perbedaan Windows Server 2012 R2 Standard dengan Datacenter Core maupun GUI

18.03 G.M.A 0 Comments






Assalammualaikum wr wb pada post kali saya akan menjelaskan sedikit tentang perbedaan antara Win Server 2012 Datacenter dengan Standard. Postingan kali ini merupakan tugas dari guru saya untuk mata pelajaran Sistem Operasi Jaringan . Selain postingan ini ada juga postingan yang berhubungan dengan Win Server 2012 yaitu tentang 15 Configurasi yang terdapat pada command SCONFIG . Silahkan membaca dan menikmati hasil dari rasa takut di kejar deadline .



Pendahuluan

Windows Server 2012 R2 (sebelumnya Windows Server Blue) adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft yang dirilis pada tanggal 18 Oktober 2013, bersamaan dengan Windows 8.1. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yaitu Windows Server 2012 . Ada 4 edisi Windows Server yaitu Foundation, Essential, Standard, dan Datacenter sama seperti versi sebelumnya, Tapi pada Versi R2 ini hanya ada 2 edisi yaitu Standard dan Datacenter Fiturnya identik untuk variasi yang hanya berdasarkan lisensi ( terutama perizinan Instansi virtual) . Ada banyak perbedaan yang terdapat dari versi sebelumnya contohnya  Mengurangi ruang penyimpanan untuk file VHD dengan isi sangat mirip dengan menyimpan isi yang sama hanya sekali , UEFI-based virtual machines dan masih banyak lagi .



Edisi Standard




Edisi Standard sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan edisi Datacenter, perbedaannya hanya terdapat pada pembatasan jumlah lisensi Virtual Machine yang diberikan, yaitu dua lisensi virtual.


Edisi Datacenter




Edisi ini ditujukan untuk server fisik yang mampu mengenali resource hingga 64 processor. Edisi ini cocok untuk perusahaan besar terutama untuk Data Center. Windows Server 2012 Datacenter hanya tersedia untuk Microsoft Volume Licensing Program dan Original Equipment Manufacturers (OEMs). Windows Server edisi ini memiliki unlimited lisensi virtual.





Pebedaan Edisi Datacenter dengan Standard

  • Jumlah Lisensi Virtual


Seperti yang bisa dilihat pada gambar sebenarnya antara edisi standard dan datacenter memiliki fitur yang sama kecual pada jumlah lisensi virtual yang dimiliki . Pada edisi standar hanya memiliki 2 lisensi virtual sedangkan untuk edisi datacenter memiliki unlimited licensing yang membuatnya sangat cocok untuk instansi virtual.







    Pebedaan Installation GUI dan Core



    • GUI Mode



      Mode / Opsi ini sangat berguna ketika kita membutuhkan GUI / Tampilan Graphics misalnya , untuk menyediakan kompabilitas untuk aplikasi yang tidak bisa di jalankan di Server Core Installation . Semua Server roles dan fitur server tersupport tapi tetap saja Karena tampilannya ini yang membuat penggunaannya menjadi berat . Mode ini cukup direkomendasikan bagi pengguna yang terbiasa menggunakan GUI dan juga untuk user yang masih baru .   






    • Core Mode



      Mode / Opsi ini direkomendasikan untuk mengurangi manajemen dan pelayanan dengan menginstal hanya apa yang dibutuhkan untuk menjalankan Server Roles dan aplikasi . Mode ini tidak memiliki banyak tampilan graphics karena tidak mempunyai fitur graphical management tools and infrastructure yang mensupport GUI management tools , tapi dengan mode ini kita dapat memanage secara penuh server local atau meremote dengan Windows Powershell atau dengan tools lain .



    Kesimpulan




    Jadi pada intinya pilihlah / gunakanlah masing masing edisi sesuai kegunaannya untuk mengoptimalkan fungsi dan utility dari edisi tersebut , karena masing masing edisi mempunyai perann  dan kelebihannya tersendiri . Terimakasih telah membaca Postingan yang tidak jelas ini dan silahkan membaca postingan lainnya .





      

    You Might Also Like

    0 komentar: