Kelas XII,

Point to Multipoint

06.32 G.M.A 0 Comments


Asslamaualaikum wr.wb

Salam oprek apa kabar pembaca yang cuman buka terus cuma copy atau tutup . udah lama saya nggak ngepost yah itu sih udah pasti karena belum ada tugas sama karena 2 bulan kemaren libur panjang, hahaha. Kali ini saya akan membagi atau mungkin melaporkan hasil dari tugas yang di berikan guru saya, maaf apabila masih banyak yang salah karena saya juga masih belajar. Yah pokoknya di baca saja.

Yah topologi kali ini tidak berbeda jauh dengan yang sebelumnya kali ini kita hanya perlu menambahkan sebuah router dan pc lagi saja.

Perbedaan antar Point to Point dengan Point to Multipoint adalah banyaknya device ( Router / AP) yang terhubung dengan sang server ( AP-Bridge) serta seharusnya Point to Point hanya perlu menggunakan Ap bermode Bridge sedangkan Point to Multipoint menggunakan mode AP-Bridge.

Konfigurasi

Membuat Akses Point 

1) Seperti sebelumnya, yang pertama kita konfigurasi adalah membuat AP-nya. Untuk membuat AP bisa disetting pada menu wireless. Jika sudah saat mengklik interface wlan1, ubah settingan mode menjadi ap bridge. Tujuan ap bridge ini adalah agar bisa terkonfig point to multi Point. Untuk band dan SSID terserah yang anda-anda inginkan. Tapi jang lupa untuk membuat Security Profile terlebih dahulu untuk auth client.

Ket : Mode AP pada sebuah router terdapat 2 jenis. Yaitu "bridge" yang fiturnya hanya point to point dan "ap bridge" yang dapat memuat multi point yang terkoneksi dengan router AP. Jika sudah dikonfigurasi, klik apply lalu ok.






Setting DHCP

Seperti yang bisa dilihat pada topologi kali ini agar tidak ribet saya akan menggunakan DHCP untuk AP-Client, lalu yang harus dijalankan adalah memberikan alamat dan jalan untuk sebuah jaringan. Alamat adalah address sedangkan jalan adalah networknya. Untuk settingan addressnya saya menggunakan 172.10.10.0/24 dan pastikan interfacenya adalah interface untuk pointing. Setelah itu setting DHCP Servernya agar mempermudah konfigurasi pada sisi router station.








Setting Station Wireless Di AP Station1 dan Station2

Konfigurasi di AP sudah selesai. Tinggal di bagian station saja yang akan melakukan pointing. Cara yang dilakukan pertama kali adalah setting stationnya terlebih dahulu. Konfigurasinya dijadikan mode station lalu scan wireless, dan cari nama ssid yang sudah di buat sebelumnya di router AP. Setelah itu klik connect. Kalau mau lihat di lab sebelumnya juga ada.

Station 2







2) Lalu kita jadikan interface wlan kita menjadi DHCP Client agar kita mendapatkan IP dari DHCP yang telah dibuat oleh sang server.

 Lalu inilah Ip milik Station kita.

Station 1
Sama seperti station sebelumnya kita lakukan konfigurasi yang sama hanya ipnya saja ynag berbeda.






Konfigurasi Nat

Bila kita ingin membagikan internet ketiap AP maka yang perlu lakukan cuma melakukan konfigurasi NAT ( masqurade ) pada Server(AP-Bridge).





Verifikasi

Lalu untuk verifikasi sama seperti lab sebelumnya kita akan melakukan beberapa cara yaitu :


Pertama kita lakukan test ping dari masing - masing PC dan Router






Lalu kita lakukan test menggunakan tool signal dan juga traffic untuk melihat kekuatan sinyal dan trafik dari bandwith atau pertukaran data yang terjadi anatar router.










Untuk mengetes Interne kita bisa melakukannya dengan test ping google.com.


0 komentar:

Kelas XII,

Mikrotik Point to Point

05.36 G.M.A 0 Comments


Asslamaualaikum wr.wb

Salam oprek apa kabar pembaca yang cuman buka terus cuma copy atau tutup . udah lama saya nggak ngepost yah itu sih udah pasti karena belum ada tugas sama karena 2 bulan kemaren libur panjang, hahaha. Kali ini saya akan membagi atau mungkin melaporkan hasil dari tugas yang di berikan guru saya, maaf apabila masih banyak yang salah karena saya juga masih belajar. Yah pokoknya di baca saja.



Oke itu dia topologinya disitu network localnya berbeda dan cuma network antar wlannya saja yang sama. Lalu materi yang kita akan bahas kali ini adalah Point to Point ya sesuai namanya Point to Point, ini merupakan suatu nama hubungan dari suatu titik ke suatu titik lainnya secara langsung dan tanpa ada titik lainnya yang ikut bergabung. Jadi pada lab ini, kita hanya akan menggunakan 2 router saja, dikarenakan ini merupakan hubungan dari suatu titik, ke titik lainnya. Bukan dari suatu titik, ke beberapa titik (Point to Multipoint) untuk materi ini akan ada di lab selanjutnya. Oke langsung saja, kita akan mulai melakukan konfigurasi.

Konfigurasi

Untuk konfigurasinya, sekarang kita akan menambahkan address terlebih dahulu untuk kedua router yang nantinya akan berhubungan. Untuk addressing sendiri, kita dapat menggunakan addressing agar membuat keduanya berada di dalam suatu network, ataupun kita dapat menggunakan point to point addressing.

1. Pertama kongigurasi terlebih dahulu IP Addressnya. 
--AP-Bridge



--Station(AP Client)



Konfigurasi Ap-Bridge

2) Selanjutnya kita akan membuat Security Profile pada Router yang akan menjadi AP bridge untuk digunakan sebagai profile saat kita membuat ssid hal ini dilakukan supaya tidak semua orang bisa terkoneksi dengan Acces Point yang akan kita buat.


3) Lalu kita buat konfigurasi pada Mode, SSID, dan juga Security Profile. Untuk modenya, kita dapat menggunakan ap bridge ataupun juga mode bridge. Sebenarnya untuk mode ap bridge sendiri, itu diperuntukkan untuk Point to Multipoint. Dan sedangkan untuk Point to Pointnya, kita menggunakan mode ap bridge. Namun tidak apa apa lah, karena kita juga cuma menggunakan 1 client.


Selesai maka kita telah berhasil membuat sebuah Acces Point selanjutnya hanya perlu menunggu client kita kita untuk konek ke AP kita.

Konfigurasi Station

2) Untuk di Client atau Station juga sama seperti pada AP Bridge kita harus membuat sebuah Security Profile yang sama seperti milik sang Ap agar kita bisa mengakses atau melakukan authentichation pada AP.


3) Selanjutnya adalah kita mengkonekkan router client dengan sang server cara kita akan menggunakan salah satu tool milik router mikrotik yaitul scan, tool ini digunaka untuk mencari ssid atau ap yang ada disekitar kita sekaligus dengan ketelangan milik ap tersebut seperti channel, address dll.  Lalu klik start untuk mulai mencari. Setelah kita menemukan SSID milik server kita hanya perlu melakukan double klik atau mengklik sekali ssid tersebut lalu klik connect.


Lalu AP Station kita telah berhasil di buat itu juga kita tidak salah dalam membuat Security Profile.
Tidak Percaya ? Ayo kita test


Verifikasi

Ada beberapa cara untuk meferifikasi mulai dari melihat Traffic pada router kita



Atau kita juga melihat Signal untuk melihat kekuatan sinyal, Throughput (Kecepatan/ besar bandwith asli) dll. Pada gambar  bisa dilihat bahwa sinyal yang saya dapatkan lumayan buruk akibat adanya interensi atau gangguan sinyal akibat di kelas saya banyak yang mencoba melakukan hal yang sama dan menggunakan frequensi yang sama.


Dan kita ju7ga bisa melakukan test ping.


0 komentar: